Nama
: NATALINA
NPM
: 106810077
Artikel
1
Permasalahan
pokok perekonomian di Indonesia saat ini
masih sangat tinggi dan sulit dalam penyelesaiannya. Di Indonesia
masalah pokok yang saat ini untuk teratasi, ada 2 masalah pokoknya yaitu
pengangguran dan inflasi.
1. Pengangguran
Tingkat pengangguran di
Indonesia masih tinggi dan sulit untuk dipecahkan karena setiap tahunnya selalu
bertambah. Pengangguran terjadi karena kurangnya lowongan pekerjaan dan campur
tangan dari pemerintah. Setiap perusahaan merekrut karyawan baru yang memiliki
pendidikan bagus, sedangkan saat ini banyak orang yang tidak mampu untuk
melanjutkan pendidikannya sehingga tidak bisa mendapatkan pendidikan yang bagus
dan sulit mencari pekerjaan. Jadi pengangguran bisa berkurang jika setiap perusahaan merekrut karyawan baru
tidak hanya dilihat dari pendidikannya melainkan keahlian/keterampilan dan
pengalaman dalam bekerja.
2. Inflasi
Inflasi merupakan naik turunnya
setiap produk /barang. Tidak ada penetapan harga barang/produk, ini menyebabkan
meningkatnya pengeluaran orang dalam belanja.
Nama
: NATALINA
NPM
: 106810077
Artikel 2
Perkembangan
perekonomian dunia
Yaitu dengan membandingkan ke 2 negara yang
sama-sama Negara maju / berkembang. Setiap Negara memiliki sejarah, budaya, pertumbuhan
laju perekonomian, kesejahteraan penduduk , dan lain-lain.
Negara berkembang belum tentu dikatakan berkembang,
karena banyak dilihat dari aspek-aspeknya. Setiap Negara baik negara maju
maupun Negara berkembang menginginkan kesejahteraan bagi penduduknya dan
menginginkan pertumbuhan ekonomi yang bagus. Semua dapat dilakukau jika menaati
prosedur yang telah ditetapkan oleh masing - masing Negara.
Nama
: NATALINA
NPM
: 106810077
Artikel 3
KedatanganMenteri
Luar Negeri
Kedatangan
Menteri Amerika Serikat ke Indonesia dalam rangka akan meningkatkan kerjasama
bilateral antara Indonesia dengan AS. Saat kedatangan Menteri Luar Negeri ke
Indonesia yang bernama Hillary Clinton banyak warga Indonesia yang menolak
kedatangannya, ini disebabkan karena warga Indonesia menilai kedatangan Hillary
Clinton ada kaitannya dengan masalah Freeport, tambang emas tebesar didunia
yang berada di Papua, dengan luas sekitar lebih kurang 527.400 hektar, dimana saat ini tambang tersebut dikelola perusahaan
AS PT freeport indonesia.
Disini yang
menjadi inti dari kunjungan Hillary Clinton adalah kepentingan ekonomi seperti
perpanjangan konsesi Freeport, dan keberlanjutan perusahaan-perusahaan AS
melakukan investasi sekaligus eksploitasi di Indonesia. Freeport dan sejumlah
perusahaan minyak seperti ExxonMobile dan ChevronTexaco telah lama mengeruk
kekayaan alam Indonesia, namun tidak banyak memberikan manfaat bagi rakyat
Indonesia. Sementara itu, dampak negatif seperti pelanggaran HAM, kerusakan
lingkungan, dan kemiskinan masyarakat sekitar pertambangan terus berlangsung..
A. Stabilitas
Ekonomi Nasional Indonesia
Stabilitas ekonomi adalah prasyarat dasar untuk
tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan yang tinggi
dan peningkatan kualitas pertumbuhan. Ketidakseimbangan eksternal juga tercermin dari perkembangan
nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing kuat (dollar AS, euro). Sedangkan
tingkat laju inflasi dalam negeri yang lebih tinggi dari negara lain,
menurunkan nilai riil kurs rupiah yang berujung turunnya daya saing ekonomi
Indonesia di pasar dunia.
Situasi di Indonesia saat ini tidak menentu, stabilitas
perekonomian yang terkendali dan peningkatan suku bunga riil merupakan insentif
bagi peningkatan mobilisasi tabungan masyarakat. Stabilitas ekonomi nasional
yang dikendalikan Bank Indonesia (BI) sekaligus memelihara nilai tukar efektif
rupiah. Nilai tukar yang realistis menyumbang peningkatan daya saing ekonomi nasional di pasar dunia, sehingga dapat
merangsang peningkatan ekspor nonmigas.
B. Stabillitas
Ekonomi Internasional
Ekonomi internasional terdiri dari
perdagangan Internasional dan moneter Internasional. Kedua bidang ini saling
berkaitan satu sama lain dan menentukan kelancaran dalam interaksi perekonomian
antar negara. Setiap Negara sudah
berbeda stabilitas pekonomiannya dan itu dapat dilihat dari laju pertumbuhan
perekonomian suatu Negara. Stabilitas ekonomi internasional tergantung pada
pengelolaan besaran ekonomi, melalui
kebijakan fiscal dan moneter yang terkoordinasi dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar